Peran Komunikasi Bisnis dalam Perusahaan

 


Komunikasi merupakan hal yang tak terpisahkan dari kegiatan manusia. Dengan komunikasi yang lancar, manusia dapat memahami satu sama lain dengan mudah dan menguntungkan kedua belah pihak. Umumnya manusia akan berselisih jika komunikasi di antara mereka tak berjalan lancar. Komunikasi memerlukan beberapa elemen, yaitu Clear (Jelas), Concise (Ringkas), Concrete (Konkret), Correct (Benar), Coherent (Koheren/Masuk akal), Complete (Lengkap). Komunikasi pun juga tak dapat dipisahkan dari perusahaan. Komunikasi yang digunakan dalam perusahaan sering disebut juga komunikasi bisnis. Komunikasi bisnis adalah suatu proses pertukaran informasi suatu perusahaan dengan pihak internal maupun eksternal perusahaan Sama halnya dengan kehidupan manusia, komunikasi membantu para pihak terkait perusahaan baik internal maupun eksternal saling memahami dan mencapai tujuan bersama. Tiap perusahaan membangun pola komunikasi mereka sebaik mungkin agar menghindari kekeliruan dan meningkatkan efisiensi. Tentunya jenis komunikasi bisnis yang digunakan berbeda tergantung individu yang diajak untuk berkomunikasi.

Berikut Jenis Komunikasi Bisnis dalam Perusahaan :

1.    Komunikasi Internal Ke Bawah.

Jenis komunikasi ini merupakan jenis komunikasi yang terjadi dari seseorang yang berada di level lebih rendah pada level yang lebih tinggi seperti manajer atau pimpinan berdasarkan hirarki perusahaan. Pemimpin atau manajer memerlukan informasi dari bawahan mereka mengenai informasi operasional perusahaan berdasarkan formulir yang bersifat sistematis, laporan, survei, dan informasi penting lainnya dari berbagai sumber yang diperlukan   dalam suatu perusahaan.

2.    Komunikasi Internal Ke Atas

Jika tipe komunikasi di atas adalah komunikasi dari bawahan ke atasan, Komunikasi jenis ini adalah komunikasi atasan ke bawahan. Komunikasi bisa melalui memo, suat, komunikasi verbal ke bawah. Seorang pemimpin harus mengajak dalam profesionalitas komunikasi dengan prosedur yang aman dan jelas sehingga tidak ada misinterpretasi.

3.    Komunikasi Internal Sesama

Komunikasi Sesama adalah komunikasi yang dilakukan rekan kerja dengan sesama rekan kerjanya melalui bicara secara langsung, mengirim email, bahan melalui telepon. Sesama rekan harus saling memahami dan mendukung serta menghargai satu sama lain ketika saling berkomunikasi.

4.    Komunikasi Eksternal

Sesuai namanya, komunikasi eksternal melibatkan pihak-pihak yang berada di luar perusahaan antara lain; konsumen, vendor, distributor, reseller, dll. Komunikasi eksternal berkaitan juga dengan membangun citra positif perusahaan terhadap pihak luar perusahaan. Semakin bagus komunikasi bisnis yang terjalin dengan pihak eksternal, semakin bagus pula citra perusahaan.

Manfaat dari komunikasi bisnis yang baik dalam suatu perusahaan sangat berpengaruh besar bagi perkembangan perusahaan.

Berikut beberapa manfaat komunikasi yang baik dalam perusahaan, antara lain :

a.    Mengurangi kesalah pahaman, Komunikasi yang baik akan memperlancar arus informasi antara karyawan dan divisi-divisi yang terkait. Dengan demikian, satu tim keseluruhan dapat cepat mengerti point yang ingin disampaikan dan kesalahpahaman dapat dihindari.

b.    Meningkatkan produktivitas karyawan : Karena arus informasi berjalan dengan lancar, karyawan dan atasan pun lebih cepat untuk menerima laporan dan instruksi mengenai pekerjaan. Informasi yang lebih cepat dan cermat diterima membuat produktivitas menjadi meningkat antara atasan maupun bawahan dalam perusahaan.

c.    Menguatkan sinergi antar divisi : Proses alur informasi tidak selalu melulu antar karyawan satu divisi dengan atasan. Komunikasi bisnis perusahaan juga melibatkan antar divisi yang harus memberikan informasi satu sama lain jika memang dibutuhkan. Informasi dalam komunikasi yang baik akan meningkatkan sinergi antar divisi dan memicu perusahaan semakin kuat menghadapi tantangan.

d.    Mempercepat pembentukan knowledge perusahaan : Kumpulan informasi dan data yang penting dapat menjadi knowledge yang berguna dalam perkembangan dan penentuan keputusan perusahaan. Semakin cermat dan tepat informasi yang diterima, semakin terbentuk knowledge perusahaan.

Komentar

Postingan Populer